Bawaslu Kabupaten Karo Laksanakan Tindaklanjut KKN Tematik Bersama Mahasiswa/i UINSU Kegiatan Seminar dan Diskusi dengan Masyarakat Desa Daulu
|
Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Doulu. Seminar dan diskusi menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan warga dalam mengawal proses demokrasi dan penyelenggaraan pemilihan umum.
Hadir sebagai narasumber utama, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Karo, Sudiman, S.Pd.I., C.Med. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Desa Demokratis terwujud jika warga berani menolak politik uang, melawan propaganda berita bohong, dan aktif melaporkan pelanggaran pemilu,” ujar Sudiman dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan proses demokrasi yang sehat. Kesadaran masyarakat untuk mengenali dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran pemilu menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
Seminar kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara narasumber, mahasiswa KKN Tematik UINSU, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta pengalaman terkait dinamika kepemiluan dan pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tematik UINSU bersama Bawaslu Kabupaten Karo berharap tumbuh kesadaran dan keberanian masyarakat Desa Doulu untuk berpartisipasi dalam mengawal proses demokrasi. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu menjadi bagian dari pengawasan partisipatif dalam menciptakan pemilu yang bersih dan bermartabat.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN Tematik UINSU dan Bawaslu Kabupaten Karo ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. Dengan meningkatnya literasi kepemiluan dan partisipasi warga, Desa Doulu diharapkan dapat berkembang menjadi desa yang demokratis, kritis, serta memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan demokrasi yang berkualitas.
Penulis : Marsianta Hiasinta Br Ginting
Editor : Ima Futri Br Barus