Tahapan Pilkada Berlanjut, Bawaslu Siapkan Pengawasan Berbasis Teknologi

0
650
Pimpinan Bawaslu (kiri ke kanan): M Afifuddin, Abhan, dan Fritz Edward Siregar saat memberikan keterangan pers di Media Center Bawaslu, Jakarta, Senin 15 Juni 2020/Foto: Humas Bawaslu RI

Bawaslu Kabupaten Karo, Jakarta,- Bawaslu siap melakukan kerja pengawasan dengan mengedepankan teknologi informasi. Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengungkapkan, pandemik covid-19 membuat Bawaslu harus menggunakan perangkat teknologi sebagai wujud penerapan protokol kesehatan covid-19 guna memimalisir penularannya. Terlebih, tahapan Pilkada 2020 yang sempat ditunda telah resmi dilanjutkan terhitung 15 Juni 2020.

Dia mengatakan, salah satu improvisasi penggunaan teknologi yakni terkait Sistem Pengawasan Pemilihan (Siwaslu). Pada Pemilu 2019, Siwaslu, sebut Afif, telah diterapkan pada hari pemungutan suara. Namun untuk Pilkada 2020, Bawaslu bakal mengembangkan penggunaan Siwaslu pada semua tahapan.

“Semua tahapan pengawasan sekarang akan dibekali dengan Siwaslu. Dimana data-data yang dari bawah akan lebih cepat sampai ke kita untuk kemudian kita bisa kompilasi datanya bisa lebih cepat. Jadi konteksnya adalah sistem pengawasan atau teknologi informasi kita pakai untuk melakukan pengawasan semua tahapan,” paparnya dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu Jakarta, Senin (15/6/2020).

Afif menerangkan, dalam kaitannya sosisalisasi pengawasan Pilkada 2020, Bawaslu juga terus berimprovisasi sosialisasi berbasis digital. Katanya, saat ini memang tidak dimungkinkan untuk melakukan sosialisasi secara konvensional atau melalui tatapmuka.

“Kita akan mencoba menginovasi beragam metode sosialisasi misalnya dengan mengoptimalkan akun-akun humas dan sosialisasi Bawaslu untuk kemudian memproduksi banyak pesan-pesan yang kita harapkan sampai ke public. Termasuk memaksimalkan media penyiaran untuk menggantikan (mengurangi) peran-peran jumpa fisik,” terang lelaki asal Sidoarjo itu.

Selain itu, lanjut Afif, strategi peningkatan kapasitas kepada jajaran pengawas Ad Hoc melalui bimbingan teknis akan dilakukan secara dalam jaringan (daring), video tutorial, dan tatap muka dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan covid-19.

“Kami sebelumnya juga telah melakukan Sekolah Kader Pengawas Partisiopatif (SKPP) secara daring pertama kalinya. Kegiatan ini kemarin diikuti oleh puluhan ribu masyarakat yang daerahnya melaksanakan pilkada,” pungkasnya.

Editor : Ranap THS
Fotografer: Nurisman

Link Berita : (Baca Disini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here